• VISI - MISI, DAN STRATEGI.

    Visi - misi merupakan  pandangan ke depan yang akan menjadi arah dan tujuan ke mana sebuah Organisasi itu akan dibawa sehingga dengan adanya Visi - misi tersebut pimpinan organisasi bisa mengetahui arah yang hendak dicapai oleh suatu Organisasi .

     

    Selanjutnya.......

  • KEPALA  URUSAN KURIKULUM

    Kurikulum merupakan seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu

     

    Selanjutnya.......

  • KEPALA URUSAN KESISWAAN

    Mengingat sekolah merupakan lingkungan pendidikan yang bertujuan untuk memberi mengembangkan potensi, meningkatkan pengetahuan, ketrampilan, mendidik nilai-nilai kepribadian agar dapat bertanggung jawab terhadap kehidupan pribadi, sosial masyarakat dan lingkungan sekitar, maka perlu Disusun Program Kerja Kesiswaan

     

    Selanjutnya.......

    Mengingat sekolah merupakan lingkungan pendidikan yang bertujuan untuk memberi mengembangkan potensi, meningkatkan pengetahuan, ketrampilan, mendidik nilai-nilai kepribadian agar dapat bertanggung jawab terhadap kehidupan pribadi, sosial masyarakat dan lingkungan sekitar, maka perlu Disusun Program Kerja Kesiswaan

  • KEPALA URUSAN HUMAS

    Fungsi pokok hubungan sekolah dengan masyarakat adalah menarik simpati masyarakat umumnya serta publik khususnya, sehingga dapat meningkatkan relasi serta animo dan antusiasme masyarakat pada SMP Negeri 5 Amlapura. Hal ini akan membantu sekolah mensukseskan program-program yang akan dilakukan.

     

    Selanjutnya.......

  • KEPALA URUSAN SARANA PRASARANA

    Pengertian Sarana Prasarana Pendidikan dibatasi pada sarana dan prasarana yang ada dilingkungan sekolah terutama yang dapat dipergunakan untuk kelancaran jalannnya kegiatan belajar mengajar serta dapat membantu guru dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan.

     

    Selanjutnya.......

Login Form

Poling Pendapat

Bagaimanakah penilaian anda tentang website ini
 

Banner Link Terkait

Pesan Pengunjung

Home

SMP Negeri 5 Amlapura Cetak Lubdaka Lewat Siwalatri Di Sekolah

PDFCetakSurel

Siwaratri merupakan sebuah momentum guna menyadarkan diri akan hakikat kita sebagai manusia yang sesungguhnya mempunyai sinar suci (Siwa) namun kita telah terbelenggu oleh kegelapan duniawi, dan kesadaran tersebut tidak hanya pada Hari Raya Siwaratri saja, tetapi setiap hari kita harus terjaga dan sadar.

Bertitik tolak dari hal tersebut diatas Siswa SMP Negeri 5 Amlapura Yang diprakarsai oleh OSIS dan Dipasilitasi Oleh Guru dan pegawai SMP Negeri 5 Amlapura melaksanakan Siwalatri. adapun beberapa aktifitas yang nantinya akan dilaksanakan meliputi persembahyangan bersama, renungan suci, rembug bersama dan persembahyangan akan dilanjutkan ke Pura Jagatnata saat Hari telah tengah malam.

Jika ditinjau dari sastra Hindu Kata Siwa Latri memiliki makna yang sangat dalam yaitu :

Jika di urut dari asal katanya, siwa itu dapat diartikan sebagai terang dan ratri itu dapat diarikan gelap. Jadi Siwaratri dapat diartkan bahwa yang terang telah menjadi gelap dan yang gelap menjadi terang kembali.

Makna kata tersebut diatas memiliki arti bahwa dalam diri manusia bersemayam tuhan beserta sifat - sifat ketuhanan, namun seiring perjalanan hidup, kegelapan dan ilusi duniawi membuat manuasia semakin lupa akan asal dan jati diri.

Dalam siwaratri Kalpa dijelaskan bahwa bagaimana Sang Hyang Atma kelangen, begitu terpesonanya dengan segala kenikmatan yang diperoleh dari panca indria walaupun semua keindahan dan kenikmatan tersebut bersifat semu dan palsu. Semakin hari pikiran semakin memberi ruang gerak yang semakin leluasa kepada panca indria, sehingga akhirnya jiwa menjadi dikendalikan oleh panca idria.

Karena begitu hebatnya pengaruh kenikmatan duniawi sehingga akhirnya sang jiwa terbelenggu dalam kesibukan untuk selalu mengejar keinginan panca indria sampai lupa akan asal dan jati diri sebagai manusia.

Pelaksanaan Hari Raya Siwalatri dilaksanakan sehari sebelum Tilem sasih Kapitu atau yang sering di sebut prawaning tilem kapitu hal ini mempunyai makna bahwa Prawaning Tilem atau sehari sebelum tilem merupakan malam yang paling gelap dan sasih kepitu merupakan lambang sapta timira, jadi Ida Mpu Kuturan memilih Prawaning Tilem Kepitu sebagai hari perayaan Siwaratri untuk mengingatkan kita bahwa kita yang berasal dari Tuhan (siwa) telah masuk kejurang kegelapan (ratri) karena pengaruh tujuh sifat kemabukan (pitu). Hal ini menjelaskan kepada kita bahwa karena pengaruh ikatan duniawi yang kuat manusia telah melupakan asal muasalnya. Karena kuatnya keinginan duniawi maka manusia akan menemuai klesa yaitu kekotoran, menuju ke papa yaitu kegelapan jiwa dan pikiran yang pada akhirya akan bermuara kepada dosa.
Siwaratri merupakan momentum bagi kita untuk introspeksi diri, bertanya dalam keheningan jiwa, "betulkan saya adalah percikan sinar suci tuhan?" jika betul apakah sifat dan perilaku kita sudah mencerminkan hal tersebut?. Malam Siwaratri hendaknya dijadikan sebuah momentum untuk merenungkan diri karena sangat jarang kita punya waktu untuk berbicara dengan diri sendiri.

Lubdaka adalah cerita yang sering dikaitkan dengan pelaksanaan Siwalatri hal ini mempunyai makna bahwa : Dalam cerita Lubdaka dikatakan bahwa Lubdaka adalah seorang pembunuh binatang namun saat bergadang pada malam Siwaratri sang Lubdaka mendapat sebuah pencerahan dari Tuhan. Sang Lubdaka sebagai pembunuh binatang, hal dapat kita artikan sebagai seseorang yang telah mampu membunuh sifat - sifat kebinatangannya, sehingga saat dia sadar (terjaga / tidak tidur) akan hakikatnya sebagai Siwa (setiap manuasia bersumber dari Tuhan / Siwa) yang telah diliputi maya dan kegelapan (ratri) maka saat itulah kesadaran akan kesejatian sebagai seorang manusia mulai bersinar.

Dalam cerita para penglingsir kita, Lubdaka juga diartikan sebagai Lud (melepaskan) dan Daki (kekeotoran). Jadi Siwaratri merupakan sebuah momentum guna menyadarkan diri akan hakikat kita sebagai manusia yang sesungguhnya mempunyai sinar suci (Siwa) namun kita telah terbelenggu oleh kegelapan duniawi, dan kesadaran tersebut tidak hanya pada Hari Raya Siwaratri saja, tetapi setiap hari kita harus terjada dan sadar.

Jadi dapat diluruskan kembali anggapan masyarakat yang mengatakan Bahwa Siwalatri adalah sebagai malam peleburan Dosa itu adalah keliru. Dalam ajaran Hindu tidak ada peleburan dosa, dosa adalah hasil perbuatan (karma) yang harus tetap ditebus oleh akibat (phala). Dalam Siwarati umat manusia berusaha menyadarkan diri sehingga terhindar dari papa (kegelapan pikiran dan jiwa) seperti yang tertuang dalam puja tri sandya "Om papo'ham papakarmaham papatma papasambhavah" yang pada akhirnya akan menghindarkan manusia dari segala perbuatan dosa

Terakhir Diperbaharui pada Minggu, 02 Januari 2011 14:20  

Tulis Komentar Disini


Security code
Refresh

foto Website Resmi SMP Negeri 5 Amlapura, Alamat : Jalan Untung Surapati Amlapura, Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem, Creatif By : Team IT SMP Negeri 5 Amlapura, Contact at : E-Mail info@smpn5amlapura.sch.id, Tlp: (0363) 21057 Fax (0363)21057